Tetralogy : because WE care

 Parenting Is A Lifetime Learning Process. Tidak ada sekolah untuk menjadi orang tua, maka kami dari Supermoms Indonesia yang peduli terhadap hal ini menyediakan wadah untuk bersama – sama belajar menjadi orang tua yang terbaik dalam mendidik dan membesarkan anak – anak kita.
Tetralogy seminar ini adalah salah satu bentuk upaya yang dilakukan Supermoms Indonesia untuk membantu orang tua dalam menerapkan pola pengasuhan anak yang tepat dengan situasi dan kondisi saat ini, sehingga mereka akan mampu beradaptasi dalam lingkungan dengan tetap berperilaku sopan, hormat, dan tidak melanggar aturan
Salah satu ketidaktahuan orang tua yang cukup memprihatinkan adalah betapa globalisasi teknologi informasi saat ini banyak membawa pengaruh buruk jika orang tua tidak dapat membimbing anak anaknya dalam pemanfaatan teknologi ini, misalnya penggunaan alat komunikasi seperti handphone dan sejenisnya yang bisa menjadi salah satu sumber informasi pornografi, dsb.
Berikut adalah topik – topik yang akan dibahas pada Tetralogi Seminar yang terkait dengan pendidikan seksualitas pada anak serta tantangan mendidik anak di era digital ini.
Sesi 1 : Sabtu , 1 September 2012
Tantangan Mendidik Anak di Era Digital
Tujuan dari topik ini adalah untuk mempersiapkan agar anak dapat tangguh dalam menghadapi berbagai macam godaan, tantangan dan dampak negatif dari era digital (TV, Internet, DVD, PS dan HP).

Materi meliputi:
  • Siapkah kita menjadi orangtua?
  • Fakta dan data mengenai berbagai media pornografi yang diakses anak (Games, Komik, Film TV, Situs Internet, HP)
  • Dampak negatif era digital pada anak
  • Yang diinginkan para pebisnis pornografi pada anak kita
  • Anak kita merupakan sasaran tembak target bisnis pornografi
  • Ciri-ciri anak yang kecanduan pornografi
  • Dahsyatnya kerusakan otak dan jiwa anak akibat kecanduan pornografi
  • Apa yang harus dilakukan?
  • Usaha-usaha yang dapat dilakukan orangtua untuk menyiasati dampak era digital pada anak

Sesi 2 : Sabtu, 22 September 2012
Hindari Anak dari Kekerasan Seksual

Tujuan topik ini bertujuan memberikan informasi kepada orang tua bagaimana kekerasan seksual pada anak bisa terjadi dan bagaimana menghindarinya.
Materi meliputi :

  • Fakta dan data mengenai kekerasan yang makin sering terjadi.
  • Menilai ulang pengasuhan selama ini.
  • Apa, siapa dan mengapa pelecehan seksual terjadi.
  • Cara membantu anak menjaga dirinya sendiri.

Sesi 3 : Sabtu, 24 November 2012

Ketika Anak Kecanduan Games
Topik ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang tua mengenai game apa saja  yang biasa digunakan dan dimainkan oleh anak beserta dampaknya. Orang tua akan memahami bagaimana memilih games yang mendukung perkembangan anak serta mengetahui cara-cara mengatasi kecanduan games.
Materi meliputi:
  • Fakta tentang game
  • Alat dan jenis permainan game
  • Dampak positif dan negatif game
  • Kecanduan game dan perilakunya
  • Cara memilih game yang tepat
  • Tips mengatasi kecanduan game
Sesi 4 : Sabtu, 1 Desember 2012
PeDe Bicara Seks Pada Anak dan Remaja
Topik ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada orang tua mengenai perkembangan perilaku seks pada anak dan meningkatkan percaya diri orang tua untuk dapat membicarakan permasalahan seksual pada anak.
Materi meliputi :

  • Karakter generasi muda yang mengkhawatirkan.
  • Belajar dari kenyataan
  • Beda seks dan seksualitas
  • Kiat dasar mengasuh seksualitas
  • Kiat menghadapi pertanyaan
  • Menyikapi rasa ingin tahu anak mengenai seks
  • Tahapan perkembangan anak

Pembicara : Ibu Elly Risman, Psi
                      (Psikolog, Pendiri Yayasan Kita dan Buah Hati)

HTM Early Bird : Rp 125.000,- /sesi
Untuk mendapatkan harga khusus ini kami memberikan kesempatan registrasi sampai dengan tanggal 31 Mei 2012 dengan batas akhir transfer pembayaran tanggal 15 Juni 2012

Cara Pendaftaran:
Kirim email ke : supermomsid@gmail.com atau SMS ke 0818131082
Untuk info paling up to date difollow yuk twitter resminya : @supermomsid

Pssst: sedikit bocoran, hingga pagi ini untuk session 1, pendaftar sudah lebih dari 100 orang lho.  #bukan hoax. Belum termasuk email-email yang belum sempat direspon. Sabaar ya